Make your own free website on Tripod.com

Sunday, November 17, 2002

Never Regret Your Past Mistake

Belakangan ini gua lagi hobi nonton StarTrek, terutama The Next Generation. Filmnya gue download via Kazaa (sudah tentu bajakan).

Ada satu episode yang menarik, titlenya: Tapestry. Episode ini diawali dengan adegan Kapten Picard yang sedang sekarat, karena terkena tembakan di dadanya. Di ambang kematian, muncullah Q. Q merupakan mahluk yang memiliki kemampuan seperti dewa, dia bisa berbuat apapun tanpa kenal batasan. Sebelum mati, Q memberikan kesempatan kepada Picard untuk kembali ke masa lalu, dengan tujuan memperbaiki kesalahan2 yang pernah dibuat selama hidupnya.

Kapten Picard kemudian kembali ke masa lalu, saat dia baru lulus dari Starfleet Academy. Pada momen itulah, Picard kehilangan jantungnya di sebuah perkelahian, karena tertusuk oleh pisau (saat ini Picard hidup menggunakan jantung buatan). Picard menganggap perkelahian itu adalah sebuah kesalahan besar. Dia berusaha keras menghindari perkelahian itu, menghalau rekan2nya untuk tidak terlibat keributan, dengan resiko dijuluki "coward". Perkelahian pun berhasil dihindari, dan Picard tidak terluka sedikitpun. Jantungnya selamat.

Zap! Kembali lagi ke masa depan. Picard yang semula berpangkat kapten, ternyata di "masa depan yang baru" ini, hanya menjadi seorang perwira "junior grade" berpangkat letnan, dan tugas sehari-harinya hanyalah pekerjaan "remeh" di lab. astrofisika. Tidak hanya pangkat dan jabatan yang berubah, tapi juga karakter. Picard telah menjadi orang yang tidak berani mengambil resiko, penuh keragu-raguan, dan tidak berani mengambil inisiatif. Kontras dengan Picard yang sesungguhnya, sang kapten, komandan kapal perang antar galaksi, yang pemberani dan berwibawa.

Picard bertanya-tanya, mengapa masa depannya berubah? Mengapa dirinya tidak lagi menjadi kapten, mengapa dirinya menjadi seperti itu sekarang. Q berkomentar: "everything is as it should be". The changes in Picard's present reflect the changes he made in his youth.

Q memberikan kesempatan lagi kepada Picard untuk kembali ke masa lalu. Picard tidak lagi berusaha menghindari perkelahian, dan sejarah akhirnya terulang lagi: jantungnya tertusuk pisau. Zap! kembali lagi ke masa depan, Picard menjadi seorang kapten seperti sebelumnya.

Quote of the week:
- Greatness comes from mistakes. Never regret your past mistakes.